5 Tips Agar Ketupat Tidak Cepat Basi Untuk Hidangan Lebaran

5 Tips Agar Ketupat Tidak Cepat Basi Untuk Hidangan Lebaran

Dvcodes.comKetupat merupakan salah satu makanan khas Idul Fitri di Indonesia. Ketupat juga menjadi ikon perayaan Idul Fitri di Indonesia. Merayakan Idul Fitri kurang lengkap rasanya jika tidak ada ketupat.

Ketupat adalah makanan berbahan dasar beras dengan dibungkus daun kelapa yang masih muda atau disebut janur.

Biasanya, hidangan ketupat dilengkapi dengan opor ayam atau makanan bersantan lainnya. Hidangan ketupat ini akan dimakan bersama-sama keluarga setelah pelaksanaan shalat Ied secara berjamaah di lapangan atau masjid-masjid terdekat.

Tidak hanya sekadar hidangan khas lebaran, ketupat juga banyak mengandung filosofi, khususnya bagi masyarakat Jawa.

Sebagaimana diketahui bahwa pada jaman dahulu, ketupat diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga kepada masyarakat Jawa sebagai media penyebaran agama Islam.

Ketupat dalam bahasa Jawa merupakan kependekan dari ngaku lepat atau mengakui kesalahan yang diperbuat.

Ketupat adalah simbol permohonan maaf. Karena biasanya ketupat dihidangkan dengan hidangan bersantan, maka dinamakan kupat santen, singkatan dari kula lepat nyuwun pangapunten (saya salah mohon maaf).

Baca :

5 Tips Agar Ketupat Tidak Cepat Basi Untuk Hidangan Lebaran

Sebagai hidangan khas lebaran, maka ketupat perlu diperhatikan cara pengolahan dan cara menyimpannya agar tidak mudah basi.

Biasanya, memasak ketupat dalam jumlah banyak dengan tujuan untuk sebagian dihidangkan saat lebaran dan sebagian lainnya disimpan.

Hanya saja, terkadang ada kendala yang dihadapi, yaitu hidangan ketupat yang mudah basi, padahal baru beberapa jam saja disajikan.

Berikut ini adalah 5 tips mencegah ketupat agar tidak cepat basi untuk dijadikan hidangan lebaran.

1. Pilih daun kelapa yang segar dan berwarna kuning muda

Pemilihan daun kelapa menjadi hal yang perlu diperhatikan jika ingin ketupat tahan lama dan tidak mudah basi. Pilihlah daun kelapa yang segar dan berwarna kuning mudah kehijauan.

Daun kelapa yang muda dan segar akan berpengaruh pada hasil ketupat yang lebih bersih dan putih. Daun kelapa muda dapat membuat ketupat lebih awet saat disimpan, dibandingkan daun kelapa tua. Sebelum digunakan, daun ketupat harus dicuci yang bersih.

2. Tambahkan kapur sirih pada beras

Beras yang akan digunakan untuk bahan ketupat harus dicuci dengan bersih dan dirandam kurang lebih satu jam dengan ditambahkan sedikit garam, kemudian ditiriskan.

Setelah dicuci, agar ketupat yang dihasilkan lebih awet, dapat ditambahkan sedikit air kapur sirih. Proses penambahan air kapur sirih ini dilakukan sebelum beras dimasukkan ke dalam selongsong ketupat, sehingga akan diperoleh ketupat yang lebih kenyal.

3. Tambahkan air rebusan

Pada saat melakukan proses memasak ketupat dan air rebusan tampak mulai berkurang, sebaiknya segera ditambahkan air panas.

Cara ini dilakukan agar ketupat yang dihasilkan terlihat lebih bersih dan dapat matang dengan sempurna.

4. Gantung ketupat

Cara paling mudah mencegah ketupat cepat basi adalah dengan cara menggantung ketupat. Menyimpan ketupat dengan cara digantung akan membuat ketupat tidak lembab, sehingga tidak mudah basi. Dengan digantung, maka uap panas ketupat akan menetes dan ketupat tetap dalam kondisi kering.

5. Panaskan sedikit demi sedikit

Memasak ketupat sebaiknya hingga benar-benar dalam kondisi matang terlebih dahulu. Selanjutnya, jika ingin disantap sebaiknya dipanaskan sedikit-sedikit saja, sesuai porsi yang akan dimakan. Dengan demikian ketupat tetap dalam kondisi matang dan tidak cepat basi.

Demikian 5 tips mencegah ketupat agar tidak cepat basi untuk hidangan lebaran. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan