Bunyi Hukum Kekekalan Energi dan Contohnya Dalam Kehidupan

Bunyi Hukum Kekekalan Energi dan Contohnya Dalam Kehidupan

Dvcodes.com. Energi adalah kemampuan untuk melakukan suatu usaha. Kata “energi” berasal dari bahasa Yunani yaitu “ergon” yang berarti kerja. Disadari atau tidak. setiap melakukan sesuatu, kita akan pasti akan memanfaatan energi.

Contohnya, ketika sedang berjalan, berlari, menulis, bahkan berbicara pasti membutuhkan energi. Setiap kegiatan yang kita lakukan memerlukan energi dalam jumlah dan bentuk yang berbeda-beda. Energi tidak dapat dilihat, tetapi pengaruhnya dapat kita rasakan.

Satuan Energi

Satuan Internasional untuk energi adalah Joule (J). Satuan ini dipilih untuk menghormati jasa Ilmuwan Inggris bernama James Prescott Joule yang lahir pada tanggal 24 Desember 1818 dan meninggal pada tanggal 11 Oktober 1889.

James Prescott Joule penemu Hukum Kekekalan Energi sebagai hukum pertama dana termodinamika.

Satuan lain untuk energi adalah Kalori (Kal). Hubungan antara Joule dengan Kalori adalah sebagai berikut.

1 Kalori = 4,2 Joule

atau

1 Joule = 0,24 Kalori

Baca : 6 Makanan Sumber Protein Untuk Penuhi Energi Tubuh Saat Puasa

Hukum Kekekalan Energi

Energi yang ada di alam semesta ini bersifat tetap (tidak berubah), sehingga disebut sebagai kekekalan energi. Semua energi yang ada di alam juga tidak dapat dimusnahkan.

.Jadi hukum kekekalan energi merupakan hukum yang menyatakan bahwa energi bersifat kekal atau tidak dapat berubah nilainya sepanjang masa.

Secara lengkap, bunyi hukum kekelan energi (Hukum 1 Termodinamika) adalah sebagai berikut.

Energi tidak dapat diciptakan dan energi tidak dapat dimusnahkan, tetapi energi dapat dapat berubah dari bentuk satu ke bentuk lainnya.

Bentuk-bentuk Energi

Energi merupakan kebutuhan vital bagi manusia. Tanpa adanya energi, manusia dan seluruh makhluk hidup di Bumi tidak dapat melakukan aktivitas.

Sumber energi terbesar di Bumi adalah energi Matahari. Manusia memerlukan energi Matahari untuk beraktivitas, seperti menghangatkan tubuh, menjemur hasil pertanian, dan untuk pembangkit tenaga listrik.

Selain dimanfaatkan oleh manusia, energi matahari juga dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan. Tumbuhan memanfaatkan energi matahari untuk proses fotosintesis, sehingga kebutuhan makanannya terpenuhi.

Berdasarkan bunyi hukum kekekalan energi, maka diketahui bahwa energi dapat mengalami perubahan bentuk, dari bentuk satu ke bentuk yang lain.

Berikut ini beberapa bentuk energi yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dalam kehidupan.

1. Energi kimia

Energi kimia merupakan energi yang tersimpan di dalam persenyawaan kimia. Makanan banyak mengandung energi kimia yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Energi kimia juga terkandung dalam bahan minyak bumi yang berfungsi sebagai bahan bakar.

Energi kimia dalam makanan maupun energi kimia dalam minyak bumi semuanya berasal dari energi matahari.

Energi cahaya matahari sangat diperlukan untuk proses fotosintesis pada tumbuhan sehingga mengandung energi kimia. Tumbuhan dimakan manusia dan hewan, sehingga mereka memiliki energi kimia tersebut.

Tumbuhan dan hewan yang sudah mati milyaran tahun yang lalu akan menghasilkan minyak bumi, yang bermanfaat sebagai bahan bakar untuk menggerakan kendaraan, mesin pabrik, dan juga kegiatan memasak.

2.  Energi listrik

Energi listrik adalah salah satu bentuk energi yang paling banyak digunakan oleh penduduk bumi. energi ini dipindahkan dalam bentuk aliran muatan listrik melalui kawat logam konduktor  yang dinamakan arus listrik.

Energi listrik dapat diubah menjadi bentuk energi yang lain, seperti energi gerak, energi cahaya, energi panas, dan energi bunyi.

Sebaliknya, energi listrik dapat berupa hasil perubahan energi yang lain, misalnya dari energi matahari, energi gerak, energi potensial air, energi kimia gas alam dan energi uap.

3.  Energi panas

Sumber energi panas yang sangat besar berasal dari matahari. Sinar matahari dengan panasnya yang tepat dapat membantu makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupan dan berkembang biak.

Energi panas pun merupakan hasil dari perubahan energi yang lain, seperti dari energi listrik, energi gerak, dan energi kimia.

Energi panas dimanfaatkan untuk membantu manusia melakukan usaha, seperti memasak, mendidihkan air, dan menyeterika pakaian.

4.  Energi potensial 

Energi yang dimiliki benda karena ketinggian atau kedudukannya disebut energi potensial. Energi potensial buah mangga diakibatkan oleh adanya gaya tarik bumi, sehingga jatuhnya menuju ke pusat bumi.

Energi potensial akibat gravitasi bumi disebut energi potensial gravitasi. Energi potensial gravitasi pun dapat diakibatkan oleh tarikan benda-benda lain, seperti tarikan antarplanet.

Sedangkan energi potensial yang dimiliki benda akibat pegas atau karet yang direnggangkan disebut energi potensial pegas. Energi potensial dipengaruhi oleh massa benda, percepatan gravitasi, dan ketinggian benda.

5. Energi kinetik

Energi yang dimiliki benda karena geraknya dinamakan energi kinetik. Besarnya energi kinetik tergantung pada massa benda dan kecepatan benda tersebut.

Kata “kinetik” berasal dari bahasa Yunani,  yaitu “kinetikos” yang artinya bergerak. Dengan demikian, semua benda yang bergerak, sudah pasti memiliki energi kinetik. Energi kinetik disebut juga dengan energi gerak.

Energi kinetik dipengaruhi oleh massa dan kecepatan benda saat bergerak. Besarnya energi kinetik berbanding lurus dengan besarnya massa dan besarnya kecepatan suatu benda ketika bergerak.

Benda yang massa dan kecepatannya besar, pasti memiliki energi kinetik yang besar ketika bergerak. Sebaliknya,, benda yang massa dan kecepatannya kecil, energi kinetiknya juga kecil.

Tinggalkan Balasan