Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran CPNS 2019 Kemdikbud

Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran CPNS 2019 Kemdikbud

Dvcodes.com. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud) membuka alokasi formasi CPNS tahun 2019 ini sebanyak 1.994, yang terdiri atas formasi Dosen sebanyak 1.891, formasi Pranata Laboratorium Pendidikan sebanyak 88, dan formasi Analis Kepegawaian sebanyak 15.

Rekrutmen CPNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk tahun anggaran 2019 ini merupakan salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penerimaan CPNS 2019 dilakukan dengan prinsip zero growth, artinya jumlah alokasi formasi tidak melebihi dari jum;lah PNS yang pensiun.

Hal tersebut dilakukan karena mempertimbangkan kemampuan kas negara dengan tetap mengutamakan pelayanan publik agar tetap optimal.

Persyaratan Umum

Berikut ini adalah beberapa persyaratan umum seleksi CPNS 2019 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Tidak terafiliasi pada ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.
  3. Kriteria usia sebagaimana berikut (terhitung per tanggal pelamar melakukan pendaftaran online di SSCASN).
    a. Pelamar lulusan S-1/D-IV s.d. S-2/Spesialis: serendah-rendahnya 18 tahun 0 bulan 0 hari dan setinggi-tingginya 35 tahun 0 bulan 0 hari.
    b. Pelamar lulusan S-3/Subspesialis: serendah-rendahnya 18 tahun 0 bulan 0 hari dan setinggi-tingginya 40 tahun 0 bulan 0 hari.
  4. Sehat jasmani dan rohani/jiwa/mental (dibuktikan dengan surat keterangan sehat jasmani dari dokter umum dan surat keterangan sehat rohani/jiwa/mental dari dokter spesialis jiwa Rumah Sakit Pemerintah. Surat ini wajib dilengkapi setelah pelamar dinyatakan lulus seleksi pengadaan CPNS).
  5. Tidak mengonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya. (Surat keterangan bebas narkoba/NAPZA ditandatangani oleh dokter Rumah Sakit Pemerintah atau pejabat yang berwenang dari badan/lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat dimaksud. Surat keterangan ini wajib diserahkan setelah pelamar tersebut dinyatakan lulus seleksi pengadaan CPNS).
  6. Berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.
  7. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai calon PNS, PNS, anggota TNI/POLRI, pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  8. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI, anggota POLRI, dan/atau tidak sedang menjalani perjanjian/kontrak kerja/ikatan dinas pada instansi lain, baik instansi di dalam maupun di luar lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  9. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
  10. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.

Tahapan Seleksi

1. Seleksi Administrasi

Seleksi administrasi dilaksanakan untuk pelamar yang telah memenuhi persyaratan tata cara pendaftaran.

Pelamar yang data dan dokumennya sesuai dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi, sedangkan yang tidak disesuai akan dinyatakan Tidak Memenuhi Persyaratan.

2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilaksanakan bagi pelamar yang memenuhi persyaratan (MP) seleksi administrasi.

SKD dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dengan cakupan materi meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Baca : Pahami Nilai Ambang Batas Passing Grade SKD CPNS 2019

3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dilaksanakan bagi pelamar yang memenuhi persyaratan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Cakupan materi SKB, meliputi Tes Literasi Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Tes Kemampuan Bahasa Inggris, Tes Penalaran dan Pemecahan Masalah, Tes Dimensi Psikologi, dan Wawancara dan/atau Unjuk Kerja.

Jenis tes SKB dibagi menjadi 3 (tiga) kriteria sesuai jenis jabatan, sebagai berikut.

a. SKB bagi Jabatan Fungsional Dosen

b. SKB bagi Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan

c. SKB bagi Jabatan Fungsional Analis Kepegawaian (Ahli dan Terampil)

Hasil Seleksi Administrasi Pendaftaran CPNS 2019 Kemdikbud

Pendaftaran online CPNS Kemendikbud 2019 melalui portal SSCN telah resmi ditutup pada tanggal 26 November 2019 kemarin.

Selanjutnya, pelamar diminta untuk menunggu hasil seleksi administrasi CPNS 2019 Kemdikbud. 

Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS Kemendikbud 2019 dapat dilihat pada website resmi penyelenggara penerimaan CPNS Kemendikbud tahun 2019, https://www.kemdikbud.go.id/

Pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS 2019 Kemdikbud juga dapat dilihat pada portal resmi BKN, https://sscn.bkn.go.id/

Pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi pendaftaran, berhak untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar.

Jika dinyatakan lulus SKD, peserta wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebagai tahap terakhir seleksi CPNS.

Pelamar diharapkan dapat terus memantau perkembangan setiap tahapan seleksi melalui pertal resmi yang disediakan tersebut.

Kelalaian pelamar dalam membaca atau memahami setiap pengumuman menjadi tanggung jawab pelamar sendiri.

Kelulusan akhir peserta tes CPNS 2019 ditentukan oleh hasil integrasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Baca : Download Kumpulan Soal Seleksi Kompetensi Dasar SKD CPNS 2019

Penyelenggaraan Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang selanjutnya akan diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

 

Tinggalkan Balasan