Hati-hati, Makanan Asin Penyebab Cepat Haus Saat Puasa

Hati-hati, Makanan Asin Penyebab Cepat Haus Saat Puasa

Dvcodes.com Rasa haus yang cepat menyerang pada saat puasa bisa jadi karena faktor makanan yang kita konsumsi, terutama pada saat sahur.

Haus adalah bentuk mekanisme tubuh yang menandakan tubuh mengalami kurang cairan. Bisa jadi rasa haus bisa disebabkan karena kita kurang minum atau juga disebabkan faktor makanan yang dikonsumsi.

Sahur adalah waktu dimana kita berkesempatan untuk mengisi cairan tubuh sebelum berpuasa selama kurang lebih 13 jam lamanya.

Puasa akan mengubah pola makan kita sehari-hari, sehingga penting untuk memperhatikan menu makanan yang akan dikonsusmi ketika sahur.

Jika tidak selektif dalam memilih menu sahur, bisa jadi tubu kita akan menjadi mudah lemas, mudah lapar, dan juga cepat haus.

Makanan Asin Penyebab Cepat Haus Saat Puasa

Makanan asin merupakan salah satu jenis makanan yang menyebabkan cepat haus ketika kita menjalankan puasa.

Jika kita terbiasa mengonsumsi makanan dengan kadar garam tinggi, maka tubuh akan menjadi cepat haus sehingga menyebabkan terjadinya dehidrasi.

Baca :

Garam merupakan suatu zat berbentuk padat, kristal, dan berwarna putih yang merupakan hasil dari kristalisasi air laut.

Garam mengandung unsur yang dinamakan natrium (Na). Natrium sendiri memiliki peran sebagai pengatur cairan tubuh.

Jika kita terlalu banyak mengonsumsi garam, itu artinya tubuh juga akan menyerap natrium dalam jumlah banyak. Natrium ini selanjutnya masuk ke dalam aliran darah dan menarik sleuruh cairan yang ada di dalam sel-sel tubuh.

Semakin banyak cairan yang diserap oleh natrium, menyebabkan tubuh makin kekurangan cairan. Kondisi tersebut membuat kita menjadi merasa cepat haus, karena terjadi ketidakseimbangan cairan yang dikeluarkan dengan asupan cairan yang diterima tubuh.

Tidak hanya menyebabkan cepat haus, ternyata garam juga membuat perut menjadi kembung dan sering berbunyi sebagai indikasi lapar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan asin dan gurih secara berlebihan cenderung membuat cepat lapar dibandingkan mengonsumsi makanan tidak bergaram.

Batasan Asupan Garam Saat Puasa

Badan Kesehatan Dunia, WHO, memberikan batasa asupan natrium yang masuk ke dalam tubuh sebanyak 2.300 miligram per hari. Jumlah tersebut setara dengan 6 gram garam atau satu sendok teh garam.

Jika seseorang memiliki riwayat hipertensi dan beberapa penyakit kronis seperti jantung, ginjal, dan diabeletes, maka asupan nutriumnya harus di bawah batas yang ditetapkan tersebut.

Pada saat berpuasa, batasan asupan natrium tidak berbeda dengan hari-hari biasanya. Akan lebih baik lagi, jika kita lebih membatasi mengonsumsi garam ketia berpuasa, karena dampaknya justru akan mempercepat rasa haus dan lapar, sehingga mengganggu ketenangan berpuasa.

Tinggalkan Balasan