Istilah-istilah Penting Seputar Covid-19 yang Wajib Anda Tahu

Dvcodes.com Covid-19 telah menjadi virus baru yang meresahkan dunia. Bagaimana tidak? Virus ini telah menginfeksi ratusan negara dan telah menewaskan ribuan orang di seluruh belahan dunia.

Sampai saat ini belum ada vaksin yang benar-benar ampuh untuk mencegah Covid-19 masuk ke tubuh manusia.

Penularannya yang sangat cepat, memaksa beberapa negara untuk melakukan tindakan lockdown demi mencegah meluasnya penyebaran virus tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa COVID-19 adalah jenis virus baru yang mampu menyebabkan beberapa penyakit, mulai dari flu biasa sampai dengan sindrom pernapasan akut parah, Virus ini ditemukan pada bulan Desember 2019 di Wuhan, Cina.

Covid-19 (virus Corona) masuk dalam subfamily Orthocoronavirinae dalam keluarga Coronoviridae. Corona merupakan keluarga besar dari virus yang mampu menginfeksi unggas, mamalia, dan bahkan manusia.

Karakteristik virus Corona adalah bersifat zoonosis, yaitu dapat menularkan penyakit melalui hewan dan manusia.

Wuhan merupakan saah satu kota di CIna bagian tengah. Virus ini mulai menyerang kota tersebut dengan wabah yang diduga menyerupai pneumonia.

Pada tanggal 5 Januari 2020, tiba-tiba sebanyak 59 orang yang tinggal di dekat pasar ikan di kota Wuhan mengalami gejala seperti pneumonia.

Segera setelah kejadian tersebut, pemerintah setempat menutup pasar ikan Wuhan untuk mencegah dampak yang lebih luas. Pemerintah juga memberikan imbauan untuk menjauhi pasar ikan dan mencegah kontak langsung dengan pasien.

Gejala awal infeksi virus Corona sangat mirip dengan flu biasa. Ada tiga gejala lebih lanjut yang perlu diwaspadai sebagai ciri yang diduga dampak dari penyebaran virus Corona, yaitu deman, batuk (kering maupun berdahak), dan kesulitan bernapas.

COVID-19 ditetapkan sebagai pandemi global, karena sudah menyebar ke lebih dari 140 negara di dunia dan menginfeksi ribuan orang.

Banyak istilah medis yang sering Anda dengar terkait munculnya kasus Covid-19 ini. isitlah-istilah tersebut mungkin terdengar asing di telinga kita.

Berikut ini istilah-istilah penting seputar Covid-19 yang wajib Anda tahu.

1. Orang Dalam Pemantauan (ODP)

Orang Dalam Pemantauan (ODP) artinya adalah semua orang yang masuk ke wiiayah Indonesia (WNI atau WNA) yang berasal dari negara yang sudah diyakini terjadi penularan Covid-19 antar manusia. ODP hanya diisolasi di dalam rumah atau di rumah sakit non rujukan.

2. Pasien Dalam Pengawasan (PDP)

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang masuk dalam daftar ODP, tetapi mengalami beberapa gejala, seperti influenza ringan hingga berat, , batuk, pilek, demam, dan gangguan pernapasan.

3. Suspect (Terduga)

Istilah suspect merupakan kelanjutan dari PDP. Seseorang yang dinyatakan suspect, maka akan diambil spesimen dari dinding bagian belakang hidung dan mulut.

Selain itu, juga akan diambil sedikit cairan dari saluran pernapasannya untuk diteliti apakah seseorang tersebut terjangkit Covid-19 atau tidak.

4. Confirm (Konfirmasi)

Confirm merupakan tahapan tertinggi dalam penentuan kondisi pasien. Confirm positif berarti suspect telah terbukti terjangkit Covid-19 melalui serangkaian tes spesimen. Sedangkan confirm negatif artinya suspect tidak terbukti terinfeksi virus Corona.

Seseorang yang terkonfirmasi positif Corona harus diisolasi dan mendapatkan perawatan secara intensif di rumah sakit rujukan.

5. Local Transmission (Transmisi Lokal)

Istilah lokal transmisi merujuk pada adanya kesamaan sumber infeksi dan lokasi pelaporan suspect Covid-19.

Misalnya kasus suspect Covid-19 antara pasien 1 dan pasien 2. Kedunya termasuk dalam transmisi lokal, karena sama-sama berada di Indonesia dan tidak ada riwayat bepergian ke luar negeri.

6. Tracing

Tracing adalah tindakan untuk memantau aktivitas seseorang yang diduga memiliki riwayat penyakit menular.

Tracking dilakukan untuk melacak siapa saja orang yang pernah melakukan kontak langsung dengannya, tempat yang pernah dikunjunginya, dan semua aktivitas yang dilakukan untuk mencegah meluasnya wabah penyakit.

7. Imported Case

Imported case adalah kasus penularan virus dari luar lokasi penularan. Pasien terinfeksi virus Corona ketika sedang bepergian ke negara yang terjangkit wabah penyakit. Misalnya, sumber virus dari luar negeri didapatkan ketika pasien jalan-jalan ke negara tersebut.

8. Kluster

Kluster infeksi adalah satu kelompok dengan kejadian kesehatan yang sama, terjadi dalam area dan waktu yang sama pula.

Misalnya kluster Jakarta dalam kasus Covid-19 di Indonesia adalah kelompok kasus yang terhubung dengan kasus 1, 2, 3, 4, dan 5. Subkluster merupakan turunan kelompok dari kluster yang diteliti.

9. Community Spread

Community spread adalah persebaran penyakit dalam suatu wilayah tertentu yang tidak diketahui pasti kapan dan bagaimana seseorang dapat tertular.

Penularan dalam community spread lebih tidak spesifik, sehingga sulit dilacak dibandingkan penyebaran dalam kluster.

10. Super Spreader

Super spreader merupakan kasus penyebaran virus ke dalam sekelompok orang dalam jumlah yang besar. Faktor penyebab terjadinya super spreader adalah lemahnya sistem imun, sehingga virus dapat menulari banyak orang.

11. Wabah

Wabah merupakan kejadian berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara nyata melebihi keadaan yang lazim.

Wabah penyakit dapat terjadi pada waktu dan daerah tertentu serta dapat menimbulkan bahaya atau bencana secara lebih luas.

12. Endemi

Epidemi adalah wabah penyakit dalam komunitas atau daerah tertentu dalam jumlah yang melebihi batas jumlah normal atau yang biasa.

Epidemi merupakan kenaikan kejadian suatu penyakit yang berlangsung cepat dan dalam jumlah kejadian yang di perkirakan.

13. Pandemi

Pandemi adalah epidemi yang terjadi dalam daerah yang sangat luas dan mencakup populasi yang banyak di berbagai daerah atau negara. Pandemi juga dapat diartikan sebagai penyebaran penyakit atau infeksi virus ke seluruh dunia.

14. Social Distancing

Sosial distancing merupakan tindakan menjaga jarak dengan tujuan mencegah orang sakit menularkan penyakitnya dalam jarak dekat. Tindakan ini untuk meminimalkan peluang transmisi virus antar manusia.

Kegiatan yang dapat dilakukan dalam social distancing adalah menghindari pertemuan massal dan menjaga jarak berkomunikasi minimal 2 meter.

15. Lockdown

Lockdown artinya penguncian akses masuk dan keluar daerah atau negara untuk mencegah terjadinya penularan virus.

Ketika lockdown diterapkan, maka seluruh ruang publik, sekolah, transportasi, dan industri akan berhenti beraktivitas sampai masa lockdown selesai.

16. Work From Home

Work from home artinya bekerja dari rumah. Keputusan work from home ditetapkan oleh masing-masing instansi untuk meminimalkan penyebaran Covid-19.

Baca juga :

Contoh work from home yang diberlakukan pada instansi pendidikan, misalnya guru memberikan tugas untuk dikerjakan siswa di rumah selama masa darurat Covid-19.

Leave a Reply