Naskah Pidato Mendikbudristek pada Peringatan Hardiknas 2022

Naskah Pidato Mendikbudristek pada Peringatan Hardiknas 2022

Amongguru.com.  Naskah Pidato Mendikbudristek pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional Hardiknas Tahun 2022 secara resmi telah dirilis melalui laman Kemendikbudristek, https://www.kemdikbud.go.id.

Naskah pidato Mendikbudristek tersebut akan dibacakan pembina Upacara sebagai bagian rangkaian acara pelaksanan Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022.

Hari Pendidikan Nasional adalah hari nasional yang bukan hari libur dan diperingati setiap tanggal 2 Mei. Meskipun bukan merupakan hari libur nasional, perayaan peringatan Hari Pendidikan Nasional tetap secara meluas di seluruh indonesia, mulai dari tingkat sekolah sampai perguruan tinggi, tingkat kecamatan hingga pusat.

Penetapan Hari Pendidikan Nasional oleh pemerintah ini untuk memperingati kelahiran bapak pendidikan Indonesia sekaligus pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, yaitu Ki Hajar Dewantara.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan pada setiap tanggal 2 Mei tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, namun lebih merupakan sebuah momentum untuk kembali menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme bagi seluruh insan pendidikan.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan menetapkan pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Baca : Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Hardiknas Tahun 2022

Hal ini dimaksudkan agar semua insan pendidikan mengingat kembali filosofi dari nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam menegakkan pondasi pendidikan di Indonesia.

Di dalam Pedoman Upacara Bendera Hari Pendidikan Nasional Hardiknas Tahun 2022 disampaikan bahwa Upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 dapt diselenggarakan secara daring/virtual maupun luring/tatap muka.

Upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 secara daring/virtual dapat diikuti dari rumah/tempat tinggal masing-masing dengan menyaksikan siaran langsung di kanal YouTube Kemendikbud RI pada pukul 08.00 WIB.

Sedangkan secara luring/tatap muka, upacara dapat dilakukan di kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pusat dan satuan kerja di daerah, kantor Kementerian Agama pusat dan satuan kerja di daerah, kantor pemerintah provinsi/kabupaten/kota, kantor dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi/kabupaten/kota, kampus Perguruan Tinggi negeri/swasta serta satuan pendidikan di seluruh Indonesia yang berada di daerah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 dan 2, serta kantor perwakilan Indonesia di luar negeri serta satuan pendidikan di luar negeri yang wilayahnya ditetapkan pemerintah setempat sebagai zona aman.

Pelaksanaan upacara secara luring/tatap muka dilaksanakan secara terbatas, minimalis, serta menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah tanpa mengurangi makna, semangat, dan kekhidmatan acara.

Upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Mei 2022, pukul 08.00 waktu setempat (untuk upacara luring/tatap muka)

Baca : Naskah Doa Upacara Bendera Hari Pendidikan Nasional Hardiknas 2022

Pidato Mendikbudristek pada Peringatan Hardiknas 2022

Berikut adalah naskah lengkap pidato Mendikbudristk pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2022.

PIDATO
MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKONOLOGI
REPUBLIK INDONESIA
DALAM PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL
2 MEI 2022

Assalamualaium warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om swastiastu
Namo buddhaya,
Salam kebajikan, Rahayu

Saudara-saudariku sebansa dan setanah air,

Selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bahkan, kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya.

Hari ini, saudara-saudariku, adalah bukti. Bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetap berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan.

Di tengah hantaman ombak yang sangat besar, kita terus melautkan kapal besar bernama Merdeka Belajar, yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia.

Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran.

Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di selurun Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang kaujauh lebih bisa menyenangkan dan memerdekakan.

Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan, karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk ”menghukum” guru atau murid, tetapi sebagai bahan referensi agar guru terus terdorong untuk belajar; supaya kepala sekolah termotivasi untiuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan.

Semangat yang sama juga sudah kita dengar dari para seniman dan pelaku budaya, yang sekarang mulai bangkit lagi, mulai berkarya lagi dengan lebih merdeka.

Itu semua berkat kegigihan kita untuk melahirkan terobosan dana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia.

Dampaknya, sekarang tidak ada lagi batasan ruang dan dukungan untuk berekspresi, untuk terus menggerakkan pemajuan kebudayaan.

Semua perubahan positif yang kita usung bersama ini tidak hanya dirasakan oleh para orangtua, guru, dan murid di Indonesia, tetapu sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi G20.

Tahun ini kita membuktikan diri bahwa tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia.

Para penggerak Merdeka Belajar di seluruh Indonesia yang saya banggakan,

Langkah kita hari ini sudah semakin serentak, laju kita sudah semakin cepat. Namun, kita belum sampai di garis akhir. Maka, tidak ada alasan untuk berhenti meski sejenak.

Ke depan, masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang jauh lebih tinggi. Dan kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untiuk Merdeka Belajar.

Selamat Hari Pendidikan Nasional.

Wassalamualaium warahmatullahi wabarakatuh,
Om shanti, shanti, shanti, om,
Namo buddaya.

Naskah pidato Mendikbudristek pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 dalam format PDF dapat di unduh di sini.

Demikian Pidato Mendikbudristek pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional Hardiknas Tahun 2022. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.