Perangkat Akreditasi SMP MTs Terbaru Tahun 2020

Perangkat Akreditasi SMP MTs Terbaru Tahun 2020

Dvcodes.com. Perangkat akreditasi dibutuhkan dalam kegiatan penilaian kelayakan sebuah sekolah.

Akreditasi sekolah merupakan kegiatan penilaian kelayakan dan kinerja suatu sekolah berdasarkan standar yang telah ditetapkan.

Penyelenggaraan akreditasi sekolah muaranya adalah sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional secara bertahap.

Penyelenggaraan akreditasi ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 60 Ayat (1) menyebutkan bahwa akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.

Akreditasi sekolah dilakukan oleh Badan Akreditasi Sekolah Nasional (BASNAS). Hasil akreditasi diwujudkan dalam bentuk pengakuan peringkat kelayakan.

Penilaian akreditasi sekolah dilakukan secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri serta evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah.

Tujuan Akreditasi Sekolah

Akreditasi sekolah bertujuan sebagai berikut.

  1. Memperoleh gambaran kinerja sekolah yang dapat digunakan sebagai alat pembinaan, pengembangan, dan peningkatan mutu.
  2. Menentukan tingkat kelayakan suatu sekolah dalam penyelenggaraan pelayanan pendidikan.

Tujuan akreditasi tersebut memiliki makna bahwa hasil akreditasi :

  1. memberikan gambaran tentang tingkat kinerja sekolah yang dapat digunakan untuk kepentingan pembinaan, pengembangan, dan peningkatan kinerja sekolah, baik kualitas, produktivitas, efektivitas, Efisiensi, dan inovasinya;
  2. memberikan jaminan kepada publik bahwa sekolah tertentu yang telah dinyatakan terakreditasi menyediakan layanan pendidikan yang memenuhi standar kualitas nasional;
  3. memberikan jaminan kepada publik bahwa siswa dilayani oleh sekolah yang benar-benar memenuhi persyaratan standar kualitas nasional.

Fungsi Akreditasi Sekolah

Fungsi akreditasi sekolah adalah sebagai berikut.

1. Fungsi Pengetahuan

Hasil akreditasi sebagai informasi bagi semua pihak tentang kelayakan sekolah/madrasah dilihat dari berbagai unsur terkait yang mengacu pada standar minimal beserta indikator-indikator.

2. Fungsi Akuntabilitas

Akreditasi sebagai bentuk pertanggungjawaban sekolah kepada publik, apakah layanan yang dilakukan dan diberikan oleh sekolah telah memenuhi harapan atau keinginan masyarakat.

3. Fungsi Pembinaan dan Pengembangan

Hasil akreditasi sebagai dasar bagi sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

Manfaat Akreditasi

Manfaat hasil akreditasi sekolah sebagai berikut.

1. Manfaat untuk Sekolah
  • Acuan dalam upaya peningkatan mutu sekolah dan rencana pengembangan sekolah/madrasah.
  • Umpan balik salam usaha pemberdayaan dan pengembangan kinerja warga sekolah rangka menerapkan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, dan program sekolah.
  • Motivator agar sekolah terus meningkatkan mutu pendidikan secara bertahap, terencana, dan kompetitif baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional bahkan regional dan internasional.
  • Bahan informasi bagi sekolah/madrasah sebagai masyarakat belajar untuk meningkatkan dukungan dari pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta dalam hal profesionalisme, moral, tenaga, dan dana.
2. Manfaat untuk Kepala Sekolah

Hasil akreditasi diharapkan dapat menjadi bahan informasi kepala sekolah untuk pemetaan indikator kelayakan sekolah, kinerja warga sekolah, termasuk kinerja kepala sekolahselama periode kepemimpinannya.

Selain itu, hasil akreditasi juga diperlukan kepala sekolah sebagai bahan masukan untuk penyusunan program serta anggaran pendapatan dan belanja sekolah.

3. Manfaat untuk Guru

Hasil akreditasi sekolah merupakan dorongan bagi guru untuk selalu meningkatkan diri dan bekerja keras untuk memberikan layanan yang terbaik bagi peserta didiknya.

Secara moral, guru akan senang bekerja di sekolah yang di akui sebagai sekolah baik. oleh karena itu, guru akan selalu berusaha untuk meningkatkan profesioanitas diri dan bekerja keras untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu sekolah.

4. Manfaat untuk Masyarakat

Hasil akreditasi untuk masyarakat, khususnya orangtua peserta didik diharapkan menjadi informasi yang akurat tentang layanan pendidikan yang ditawarkan oleh setiap sekolah.

Dengan demikian, orang tua peserta didik dapat membuat keputusan dan pilihan yang tepat dalam kaitannya dengan pendidikan anaknya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

5. Manfaat untuk Peserta Didik

Hasil akreditasi diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik bahwa mereka memperoleh pendidikan yang baik. Sertifikat dari sekolah yang terakreditasi merupakan bukti bahwa mereka menerima pendidikan yang bermutu.

6. Manfaat untuk Pemerintah
  • Bahan masukan untuk pengembangan sistem akreditasi sekolah di masa mendatang dan alat pengendalian kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat yang bersifat nasional.
  • Sumber informasi tentang tingkat kualitas layanan pendidikan yang dapat dipergunakan sebagai acuan untuk pembinaan, pengembangan, dan peningkatan kinerja pendidikan secara makro.
  • Bahan informasi penting untuk penyusunan anggaran pendidikan secara umum di tingkat nasional, dan khususnya program dan penganggaran pendidikan yang terkait dengan peningkatan mutu pendidikan nasional.

Prinsip-Prinsip Akreditasi Sekolah

Prinsip-prinsip yang dijadikan pelaksanaan akreditasi sekolah adalah sebagai berikut.

1. Objektif

Akreditasi sekolah pada hakikatnya merupakan kegiatan penilaian tentang kelayakan penyelenggaraan pendidikan yang ditunjukkan oleh suatu sekolah.

Di dalam pelaksanaan penilaian tersebut, berbagai aspek yang terkait dengan kelayakan itu diperiksa dengan jelas dan benar untuk memperoleh informasi tentang keberadaannya.

Agar hasil penilaian itu dapat menggambarkan kondisi yang sebenarnya untuk dibandingkan dengan kondisi yang diharapkan maka dalam prosesnya digunakan indikator-indikator terkait dengan kriteria-kriteria yang ditetapkan.

2. Komprehensif

Di dalam pelaksanaan akreditasi sekolah, fokus penilaian tidak hanya terbatas pada aspek-aspek tertentu saja, akan tetapi juga meliputi berbagai komponen pendidikan yang bersifat menyeluruh.

Dengan demikian, hasil yang diperoleh dapat menggambarkan secara utuh kondisi kelayakan sekolah tersebut.

3. Adil

Di dalam melaksanakan akreditasi, semua sekolah harus diperlakukan sama dengan tidak dibedakan atas dasar kultur, keyakinan, sosial budaya, dan status sekolah.

Sekolah wajib dilayani sesuai dengan kriteria dan mekanisme kerja secara adil atau tidak diskriminatif.

4. Transparan

Data dan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan akreditasi sekolah, seperti kriteria, mekanisme kerja, jadwal serta sistem penilaian akreditasi dan lainnya harus disampaikan secara terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja yang memerlukannya.

5. Akuntabel

Pelaksanaan akreditasi sekolah harus dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi penilaian maupun keputusannya sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan.

6. Profesional

Pelaksanaan akreditasi sekolah dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi.

Prosedur Pelaksanaan Akreditasi Sekolah

Akreditasi dilaksanakan melalui beberapa prosedur sebagai berikut.

1. Pengajuan permohonan akreditasi dari sekolah.

2. Evaluasi diri oleh sekolah.

3. Pengolahan hasil evaluasi diri.

4. Visitasi oleh asesor.

5. Penetapan hasil akreditasi.

6. Penerbitan sertifikat dan laporan akreditasi.

Komponen Penilaian Akreditasi Sekolah

Akreditasi sekolah mencakup penilaian terhadap komponen sekolah sebagai berikut,

1. Kurikulum dan proses pembelajaran

2. Administrasi dan manajemen sekolah

3. Organisasi dan kelembagaan sekolah

4. Sarana prasarana

5. Ketenagaan

6. Pembiayaan

7. Peserta didik

8. Peran serta masyarakat

9. Lingkungan dan kultur sekolah

Masing-masing komponen dijabarkan ke dalam beberapa aspek. Kemudian masing-aspek dijabarkan lagi kedalam indikator.

Berdasarkan indikator, maka dibuat item-item yang tersusun dalam Instrumen Evaluasi Diri dan Instrumen Visitasi.

Standar Akreditasi SMP MTs

Instrumen akreditasi sekolah terdiri atas delapan komponen standar nasional pendidikan yang disusun oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan), sebagai berikut.

1. Standar isi

2. Standar proses

3. Standar kompetensi lulusan

4. Standar pendidik dan tenaga kependidikan

5. Standar sarana dan prasarana

6. Standar pengelolaan

7. Standar pembiayaan

8. Standar penilaian pendidikan

Perangkat Akreditasi SMP MTs

Perangkat Akreditasi SMP MTS terdiri atas komponen berikut.

1. Instrumen Akreditasi;

2. Petunjuk Teknis (Juknis) Pengisian Instrumen Akreditasi;

3. Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi; dan

4. Pedoman Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi.

Keempat perangkat dokumen tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, sebelum memilih jawaban pada butir-butir pernyataan instrumen sekolah, harus dipahami terlebih dahulu Juknis Pengisian Instrumen Akreditasi dan Instrumen Pengumpulan Data serta Informasi Pendukung Akreditasi.

Di dalam membantu menyiapkan pelaksanaan akreditasi pada tahun 2020 ini, berikut admin bagikan perangkat akreditasi SMP MTs tahun 2020 terbaru.

Download draft Instrumen akreditasi SMP MTs tahun 2020 pada link di bawah ini.

Draft Instrumen Akreditasi SMP/MTs Tahun 2020 (Unduh)

Demikian informasi mengenai perangkat akreditasi SMP MTs tahun 2020 terbaru. Semoga bermanfaat.

2 Replies to “Perangkat Akreditasi SMP MTs Terbaru Tahun 2020

Tinggalkan Balasan