PPT Klasifikasi Makhluk Hidup Materi IPA SMP MTs K13

PPT Klasifikasi Makhluk Hidup Materi IPA SMP MTs K13

Dvcodes.com. PPT Klasifikasi Makhluk Hidup Materi IPA SMP MTs K13Klasifikasi Makhluk Hidup merupakan salah satu materi IPA SMP/MTs Kurikulum 2013. Materi Klasifikasi Makhluk Hidup diajarkan pada peserta didik kelas 7 SMP/MTs.

Berikut ini uraian materi Klasifikasi Makhluk Hidup.

Klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri yang dimiliki.

Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mempermudah mengenali dan mempelajari makhluk hidup.

Keanekaragaman makhluk hidup dapat disederhanakan dengan adanya klasifikasi makhluk hidup. Dasar klasifikasi adalah persamaan ciri yang dimiliki makhluk hidup.

Taksonomi merupakan ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup. Bapak taksonomi dunia, yaitu Carolus Linneaus.

Carolus Linneaus memperkenalkan melalui sistem tata nama ganda makhluk hidup (binomial nomenclature).

Aturan penamaan makhluk hidup berdasarkan sistem tata nama ganda adalah sebagai berikut.

  1. Nama ilmiah makhluk hidup terdiri atas dua kata, kata pertama menunjukkan genus, kata kedua menunjukkan spesies.
  2. Kata pertama diawali huruf besar, kata kedua diawali huruf kecil.
  3. Penulisannya dengan dicetak miring atau digaris bawahi.

Carolus Linneaus membagi makhluk hidup ke dalam dua kelompok besar, yaitu dunia hewan (animalia) dan dunia tumbuhan (plantae).

1. Dunia hewan

Kingdom – filum – classis – ordo – familia – genus – spesies

2. Dunia tumbuhan

Kingdom – divisi – classis – ordo – familia –genus – spesies

Sedangkan Robert H. Whittaker membagi makhluk hidup dalam lima kingdom (kerajaan).

1. Monera

Monera merupakan makhluk hidup bersel satu (monoseluler), tidak memiliki membran inti (prokariotik), berkembang biak dengan membelah diri. Contoh : bakteri dan ganggang hijau biru

2. Protista

Protista adalah makhluk hidup bersel satu (monoseluler), memiliki membran inti (eukariotik), memiliki ciri-ciri seperti hewan (dapat bergerak) dan seperti tumbuhan (memiliki klorofil). Contoh : protozoa dan alga.

Berdasar alat gerak, protozoa dibagi empat: (1) rhizopoda (hewan berkaki semu), (2) flagellate (bulu cambuk), (3) ciliate (bulu getar), (4) sporozoa (berspora).

Alga berdasarkan zat warnanya: alga hijau, alga merah (bahan agar-agar), alga pirang (industry tekstil), alga kersik (alat gosok logam).

3. Fungi (Jamur)

Fungi (jamur) terdiri satu sel dan banyak sel, tubuh tersusun atas benang-benang halus (hifa), berkembang biak dengan spora, memiliki rizoid untuk menempel dan menyerap makanan.

Berdasarkan bentuknya: jamur ganggang (jamur tempe), jamur benar/sejati (kamur merang, jamur kuping, jamur pada roti/sisa makanan).

4.  Plantae (Tumbuhan)

Terdiri atas lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan biji (biji terbuka dan biji tertutup).

a. Lumut

Tumbuh di tempat lembab. Memiliki akar, batang, dan daun tidak sejati, memiliki rizoid (untuk menempel), mengalami dua pergiliran keturunan (metagenesis). Lumut dibedakan menjadi dua kelas: lumut hati (hepaticeae) dan lumut daun (musci).

b. Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Memiliki akar batang dan daun sejati, memiliki sporangium dalam sorus (bawah permukaan daun), mengalami metagenesis. Jenis-jenis tumbuhan paku antara lain : paku kurba, paku ekor kuda, dan paku kawat.

c. Tumbuhan berbiji

Pada tumbuhan berbiji dibedakan menjadi : (1) Tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) : melinjo, pakis haji, damar, cemara; (2) Tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae): padi, kelapa, jagung, kacang tanah.

Berdasarkan jumlah kepingnya, tumbuhan berbiji dibedakan menjadi tumbuhan monokotil (berkeping satu) dan tumbuhan dikotil (berkeping dua)

5. Animalia (Hewan)

Kingdom animalia dibagi menjadi 2 (dua) kelompok berdasarkan ada atau tidak adanya tulang belakang (vertebrata).

Hewan Tidak Bertulang Belakang (Avertebrata)

a. Hewan Berpori (Porifera)

Pada permukaan tubuhnya terdapat pori-pori halus, contoh: Spongilla, Euspongia.

b. Hewan berongga (Coelenterata)

Tubuh Coelenterata berongga oleh tentakel, contoh : Hydra, Obelia.

c. Hewan cacing (vermes)

Contoh hewan cacing : Taenia solium (cacing pita babi), Ascaris lumbicoides (cacing perut), dan Hirudo medicinalis (lintah)

d. Hewan lunak (Mollusca)

Mollusca mempunyai tubuh yang lunak dan dapat mensekresikan lender. Tubuh dilindungi oleh cangkang yang keras.

Contoh Mollusca adalah bekicot, siput air tawar, cumi-cumi, gurita, kerang, tiram mutiara.

e. Hewan berkaki beruas-ruas (Arthropoda)

Tubuh dan kaki Arthoproda beruas-ruas. Tubuhnya terdiri atas kepala, dada, dan perut. Arthoproda meliputi kelompok udang-udangan, serangga, laba -aba, dan lipan (kaki seribu).

f. Hewan Berkulit Duri (Echinodermata)

Ciri-ciri hewan berkulit duri adalah tubuh di selimuti duri, terdapat lempeng dari zat kapur,memiliki alat gerak kaki ambulakral.

Echinodermata memiliki 5 (lima) kelas: (a) Astornoidea (bintang laut); (b) Echinoidea(landak laut); (3) Ophiurodea (bintang laut); (4) Crinoidea(lilia laut); (5) Holothuroidea (teripang)

Hewan bertulang belakang (vertebrata)

Vertebrata terbagi dalam lima kelas:

1. Pisces (ikan)

2. Amphibi (hidup di dua alam)

3. Reptil (melata)

4. Aves (burung)

5. Mamalia (hewan menyusui)

PPT Klasifikasi Makhluk Hidup Materi IPA SMP MTs Kurikulum 2013

Di dalam membantu belajar peserta didik, berikut dibagikan PPT Klasifikasi Makhluk Hidup. PPT Klasifikasi Makhluk Hidup ini berisi ringkasan materi tentang Klasifikasi Makhluk Hidup untuk jenjang SMP/MTs Kurikulum 2013.

PPT Klasifikasi Makhluk Hidup ini juga dapat dimanfaatkan oleh Bapak/Ibu Guru pengampu mata pelajaran IPA SMP/MTs sebagai bahan presentasi dalam pembelajaran.

Bapak/Ibu Guru dapat mengembangkan sendiri PPT Klasifikasi Makhluk Hidup ini sesuai dengan kebutuhan.

PPT Klasifikasi Makhluk Hidup materi IPA SMP MTs K13 secara lengkap dapat di unduh pada link berikut.

PPT Klasifikasi Makhluk Hidup (Unduh)

Demikian yang dapat admin bagikan mengenai PPT Klasifikasi Makhluk Hidup materi IPA SMP MTs Kurikulum 2013. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan