Puasa Sebagai Cara Ampuh Mencegah Naiknya Asam Lambung

Puasa Sebagai Cara Ampuh Mencegah Naiknya Asam Lambung

Dvcodes.com Asam lambung merupakan cairan yang mengandung asam klorida dan diproduksi di dalam organ pencernaan.

Asam klorida (HCl) berfungsi untuk melancarkan sistem pencernaan dengan cara mendeteksi bakteri yang masuk ke tubuh melalui makanan atau minuman. Asam klorida juga berperan penting dalam penyerapan vitamin, khususnya vitamin B12.

Di dalam kondisi tertentu, kadar asam lambung dalam mengalami peningkatan atau dalam istilah medis dinamakan refluks asam lambung.

Meningkatnya asam lambung dapat dipicu oleh berbagai faktor, misalnya peradangan, sariawan (tukak), dan juga tumbuhna tumor.

Gejala Asam Lambung Naik

Naiknya asam lambung biasanya ditandai dengan gejala rasa perih pada ulu hati, mual, muntah, kembung, merasa cepat kenyang, dan sering sendawa.

Berikut ini adalah beberapa gejala naiknya asam lambung.

  1. Terjadinya regurgitasi, yaitu kondisi dimana asam lambung yang ada di perut akan naik kembali ke kerongkongan, sehingga akan menimbulkan rasa asam dan pahit di mulut.
  2. Sensasi seperti terbakar pada bagian dada dan juga nyeri di ulu hati. Rasa nyeri akan semakin kuat setelah makan dan disaat membungkuk.
  3. Mengalami kesulitan dalam menelan makanan.
  4. Merasa seperti ada benjolan pada kerongkongan disaat Anda sedang menelan.
  5. Terjadi laringitis, yaitu radang di laring dan juga pita suara yang menimbulkan sakit tenggorokan, sehingga suara menjadi parau.
  6. Mengalami batuk kering dengan menerus,, terutama terjadi di malam hari.
  7. Bau mulut atau bau nafas kurang sedap
  8. Meningkatnya jumlah dari air liur dengan mendadak.

Apabila tidak segera ditangani, maka naiknya asam lambung ini dapat menyebabkan dinding kerongkongan dan mulut mengalami iritasi.

Gejala asam lambung naik lebih sering terjadi pada malam hari, sehingga dapat mengganggu aktivitas tidur. Di dalam jangka panjang, gangguan asam lambung akan menimbulkan gejala asma dan peradangan pada pita suara.

Penyebab Naiknya Asam Lambung

Secara umum. naiknya asam lambung disebabkan tidak berfungsinya lower esophageal sphinchter (LES). LES adalah lingkaran otot pada bagian bawah dari esofagus.

Esofagus atau kerongkongan adalah organ penghubung antara mulut dengan lambung di dalam sistem pencernaan.

LES tersebut berfungsi sebagai pintu otomatis yang akan terbuka ketika makanan atau minuman turun ke lambung.

Baca : Sistem Autolisis Rahasia Ajaib Kesehatan Tubuh Saat Puasa

Setelah makanan masuk, LES akan menutup untuk mencegah asam dan makanan yang ada di lambung agar tidak naik kembali ke esofagus.

Jika LES longgar atau tidak dapat menutup dengan baik, maka asam lambung dapat dengan mudah keluar dari perut, sehingga terjadi penyakit asam lambung.

Meskipun bukan merupakan penyakit berbahaya dan tidak memberikan efek secara langsung pada kondisi tubuh, akan tetapi dalam kondisi tertentu, penyakit asam lambung yang tidak segera ditangai dapat memicu komplikasi jangka panjang, seperti esofagitis.

Di dalam kondisi yang lebih parah, penyakit asam lambung dapat menyebabkan terjadinya kanker esofagus.

Penyebab penyakit asam lambung biasanya terkait dengan obesitas, konsumsi makanan berlemak, konsumsi kopi, ibu hamil, hernia, dan juga stress.

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan tekanan tinggi di dalam perut yang menjadi penyebab melemahnya otot LES.

Makanan yang berlemak tinggi akan lebih lama dicerna di dalam perut. sehingga asam lambung yang dihasilkan menjadi lebih banyak. Hal ini beresiko terhadap naiknya asam lambung menuju esofagus.

Konsumsi kopi maupun alkohol juga dapat memicu naiknya asam lambung karena menyebabkan otot LES rileks sehingga asam lambung mudah naik menuju esofagus.

Bagi ibu yang sedang hamil biasanya akan mengalami perubahan hormon,. Kondisi ini akan membuat LES semakin lemah dan meningkatkan tekanan perut.

Hernia akut dapat menyebabkan LES semakin melemah, yang menyebabkan asam lambung terdorong sampai ke diafragma dan naik ke esofagus. Kondisi stress juga dapat menjadi penyebab asam lambung naik, karena mempercepat lemahnya LES.

Puasa Sebagai Cara Ampuh Mencegah Naiknya Asam Lambung

Puasa menjadi salah satu cara yang efektif untuk menjaga kesehatan lambung dan membebaskan Anda dari penyakit asam lambung.

Sebuah penelitian dilakukan di Paris dengan melibatkan 13 relawan untuk melaksanakan puasa selama bulan Ramadan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan terjadi peningkatan asam lambung pada minggu pertama bulan puasa.

Akan tetapi puasa keadaan kembali normal setelah minggu kedua puasa. Puasa telah menurunkan kadar hormon gastrin dan menurunkan asam lambung para relawan.

Produksi asam lambung  diatur oleh sistem saraf otonom dan beberapa hormon yang salah satunya adalah hormon grastrin.

Sistem saraf parasimpatis dan hormon gastrin akan menstimulasi sel parietal untuk memproduksi asam lambung. pH asam lambung berkisar antara 1,5 hingga 3,5 di dalam lambung.

Berikut ini beberapa penjelasan mengenai manfaat puasa dalam mencegah naiknya asam lambung.

1. Puasa menurunkan sekresi asam lambung

Sekresi asam lambung disebabkan oleh meningkatnya hormon gastrin. Dengan puasa, sekresi asam lambung akan menurun.

Apabila sekresi asam lambung turun, maka rangsangan yang dapat menimbulkan luka pada dinding lambung juga ikut menurun.

Hal ini tentu akan sangat membantu penderita asam lambung untuk menjaga kadar asam lambungnya agar stabil.

2. Puasa mengurangi gerak usus dan lambung

Pada saat berpuasa, usus dan lambung yang biasa aktif bergerak, secara perlahan menurunkan kualitas geraknya. Hal ini sebababkan karena perut kosong dalam jangka waktu cukup lama.

Semakin sedikit pergerakan usus dan lambung, maka lambung Anda juga akan terhindar dari gesekan yang dapat menyebabkan luka.

3. Puasa mampu meredakan stres

Naiknya asam lambung juga dapat dipicu oleh kondisi stres, yang secara psikis dipicu oleh faktor banyaknya pikiran. Puasa dapat mencegah terjadinya maag akibat kondisi stres tersebut.

Pada saat perut kosong, yang ada di dalam pikiran  Anda hanya ada dua hal, yaitu rasa lapar dan haus, sehingga kemungkinan besar Anda tidak akan memikirkan hal lain.

Hal ini tentu baik untuk penderita asam lambung, karena stres adalah salah satu pemicu munculnya asam lambung pada tubuh seseorang.

Di dalam menjaga kondisi asam lambung agar stabil saat menjalakan puasa, sebaiknya penderita asam lambung perlu melakukan pengaturan menu dan pola makan.

Baca : 20 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh yang Perlu Anda Baca

Hindari juga mengonsumsi makanan pemicu naiknya asam lambung, khususnya pada saat berbuka dan sahur.

Beberapa makanan dan minuman pemicu naiknya asam lambung adalah sebagai berikut.

1. Makanan yang mengandung gas, seperti sawi dan kol.

2. Makanan berserat tinggi

3. Minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung, seperti kopi, alkohol, dan susu krim.

4. Makanan yang sulit dicerna, seperti keju

5. Makanan yang dapat merusak dinding lambung, seperti makanan bercuka dan makanan pedas.

Tinggalkan Balasan