Sambutan Pidato Upacara HUT Ke 74 Kemerdekaan RI Tahun 2019

Upacara HUT Ke 74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 17 Agustus 2019.

Acara seremonial memperingati HUT ke 74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 tersebut berbentuk upacara pengibaran bendera yang dilaksanakan pada tiap instansi dan lembaga negara, dari tingkat sekolah, kecamatan, sampai nasional.

Susunan upacara bendera HUT ke 74 Kemerdekaan RI Tahun 2019 secara umum adalah sama dengan susunan upacara tahun-tahun sebelumnya.

Panitia dapat mengembangkan sendiri susunan upacara tersebut dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi yang ada.

Upacara HUT Kemerdekaan RI minmal terdiri dari beberapa komponen berikut.

  1. Inspektur Upacara
  2. Komandan Pasukan
  3. Komandan Upacara
  4. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)
  5. Pasukan
  6. Ajudan
  7. Pembaca Teks Pancasila
  8. Pembawa Acara
  9. Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945
  10. Pembaca Doa
  11. Paduan Suara

Contoh susunan upacara bendera peringatan HUT RI ke 74 tahun 2019 dapat dilihat di sini.

Sambutan Pidato Upacara HUT Ke 74 Kemerdekaan RI Tahun 2019

Pembacaan naskah pidato Upacara HUT ke 74 Kemerdekaan RI tahun 2019 menjadi bagian dalam upacara bendera tersebut.

Naskah pidato upacara HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun 2019 akan dibacakan secara langsung oleh inspektur upacara.

Baca :

Masing-masing naskah pidato tersebut biasanya disesuaikan dengan instansi penyelenggara upacara.

Untuk naskah pidato Upacara HUT Kemerdekaan RI di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, naskah dibuat oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Naskah Sambutan Pidato Mendikbud Peringatan HUT Ke 74 Kemerdekaan RI

Berikut adalah naskah pidato sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Upacara Bendera HUT ke 74 Kemerdekaan RI.

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KE-74
KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DAN SATUAN PENDIDIKAN TAHUN 2019
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh/
Shalom/
Om Swastiastu/
Namo Buddhaya/
Rahayu/
Selamat Pagi, dan Salam Sejahtera bagi kita semua,
Marilah kita bersyukur ke hadirat Allah, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas karuniaNya, di hari bahagia ini kita dapat memperingati 74 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kemerdekaan ini tentu harus kita syukuri sebagai pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan adalah sebuah capaian yang tak ternilai harganya atas perjuangan panjang dalam melawan penjajahan dan penindasan.
Tak terhitung berapa jumlah pejuang dan pahlawan kemerdekaan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya. Untuk itu marilah kita bersama mengenang jasa para pahlawan Kemerdekaan dan sembari mendoakan mereka agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Bapak Ibu Pelaku Pendidikan dan Kebudayaan yang berbahagia,
Pembangunan Sumber Daya Manusia adalah sejalan dengan isi pidato Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR-RI, 16 Agustus 2018 bahwa, “Membangun manusia Indonesia adalah investasi kita untuk menghadapi masa depan dan melapangkan jalan menuju Indonesia maju.
Kita siapkan manusia Indonesia menjadi manusia unggul sejak dalam kandungan sampai tumbuh mandiri”. Isi pidato Presiden juga mengisyaratkan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia harus dimulai melalui penyediaan akses pendidikan yang merata, berkeadilan, berkualitas, inklusif, dan berkesetaraan.
Dalam rangka mendukung pembangunan tersebut, perlu adanya sebuah reformasi paradigma pendidikan. Yaitu paradigma pendidikan yang adaptif dengan perkembangan zaman. Reformasi pendidikan tersebut harus dilakukan melalui sistem zonasi.
Kebijakan zonasi pendidikan diperlukan sebagai langkah awal untuk pemerataan pendidikan yang kota besar, tetapi juga di daerah, bahkan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Hal tersebut senafas dengan visi Nawacita Presiden Jokowi yaitu “Membangun dari Pinggiran”. Reformasi pendidikan, untuk pembangunan sumber daya manusia Indonesia, juga berfokus pada pembangunan karakter bangsa.
Pembangunan karakter bangsa dilakukan dengan menguatkan pendidikan yang berfondasikan pada nilai-nilai Pancasila dan budi pekerti di seluruh ekosistem pendidikan.
Nilai-nilai Pancasila harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembangunan karakter bangsa juga ditempuh melalui pemajuan kebudayaan. Karena bangsa yang berkarakter adalah bangsa yang menghargai budayanya.
Pemajuan kebudayaan, penguatan ketahanan budaya, dan perlindungan hak kebudayaan menjadi bagian yang sangat penting.
Agar pembangunan karakter bangsa ini dapat terwujud, dibutuhkan kolaborasi dan keterlibatan aktif tripusat pendidikan yang meliputi keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ketiga komponen tersebut merupakan satu kesatuan dalam ekosistem pendidikan.
Dalam rangka menunjang pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia yang siap menghadapi Revolusi Industri 4.0, disamping melalui Penguatan Pendidikan Karakter di sekolah sejak usia dini, juga melalui pelaksanaan Wajib Belajar 12 Tahun serta Revitalisasi Pendidikan Vokasi.
Program Wajib Belajar 12 Tahun dibutuhkan dalam rangka mempersiapkan angkatan kerja Indonesia ke depan minimal berpendidikan sekolah menengah.
Adapun kebijakan revitalisasi pendidikan vokasi diharapkan dapat menghasilkan manusia-manusia Indonesia yang terampil, inovatif, dan berdaya saing tinggi sehingga dapat mengungguli angkatan kerja negara lain dalam persaingan global.
Hadirin peserta upacara yang mulia,
Melalui peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia, Upacara Bendera yang dilakukan serentak di seluruh satuan Pendidikan di Indonesia tidak hanya dihadiri oleh siswa dan guru, namun juga diharapkan dapat diikuti oleh orang tua dan masyarakat.
Mari kita jadikan hari ini sebagai tonggak bahwa kita akan tanpa lelah terus bekerja bersama, berikhtiar, dan berjuang untuk memajukan Bangsa Indonesia menjadi Bangsa yang Unggul di berbagai bidang.
Dirgahayu Indonesia,
“SDM Unggul, Indonesia Maju”
Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh/
Shalom/
Om Santi Santi Santi Om/
Namo Buddhaya/
Rahayu
Jakarta 17 Agustus 2019
Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan Republik Indonesia
Prof. Dr. Muhadjir Effendy

Naskah Sambutan Pidato Menristekdikti Peringatan HUT Ke 74 Kemerdekaan RI

Berikut ini cuplikan sambutan pada Upacara Bendera Peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI tahun 2019 dari Menristekdikti.

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI
REPUBLIK INDONESIA
SAMBUTAN
Peringatan HUT Ke-74 RI Tahun 2019
“SDM Unggul, Indonesia Maju”
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Selamat Pagi, dan Salam Sejahtera bagi kita semua.
Marilah senantiasa kita bersyukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, karena pada hari ini kita dapat memperingati 74 tahun Kemerdekaan Negara kita tercinta, Republik Indonesia.
Rasa syukur ini tentu akan lebih bermakna apabila kita juga selalu mengetuk relung hati kita untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa Pahlawan Kemerdekaan seraya berdoa agar Tuhan Yang Maha Esa menempatkan mereka di tempat yang mulia.
Hadirin yang saya hormati,
Hari ini, 74 tahun sudah bangsa ini merdeka. Peringatan HUT Ke-74 RI Tahun 2019 saat ini tidak hanya dimaknai sebagai lepasnya bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan. Merdeka yang kita rebut 74 tahun lalu bukan pula bermakna akhir dari perjuangan.
Namun lebih dari itu, HUT ke-74 RI Tahun 2019 harus dimaknai sebagai momen pemersatu bangsa, dan kita memiliki kewajiban untuk mempertahankan serta mengembangkan hasil kemerdekaan tersebut. Kemerdekaan harusnya membuat kita berbuat lebih untuk bangsa dan negara Indonesia.
Peserta upacara yang berbahagia,
Tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia tahun 2019 ini adalah “SDM Unggul, Indonesia Maju”. Tema ini mengandung makna bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia yang unggul akan sangat mendukung kemajuan Indonesia.
Artinya Pembangunan Sumber Daya Manusia menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan Indonesia di masa depan. Sumber Daya Manusia Indonesia harus unggul dalam segala bidang sehingga dapat bersaing secara global, terlebih ketika memasuki era industri 4.0.
Kita sadar bahwa kemajuan industri yang berjalan di Indonesia tidak cukup hanya dengan infrastruktur, akan tetapi harus didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan peningkatan kualitas SDM dapat ditempuh dengan perbaikan pendidikan untuk menjalankan kemajuan teknologi seiring kemajuan industri 4.0.
Dalam menciptakan SDM yang unggul Perguruan Tinggi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan kompetitif di masa datang. Satu hal yang harus ditempuh adalah selalu meningkatkan kualitas SDM perguruan tinggi, serta menyiapkan diri agar mampu beradaptasi untuk mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa.
Jangan terlalu cepat puas dengan capaian dan kompetensi yang kita miliki dan terlena dengan zona nyaman. Keunggulan SDM di era ini dapat dilihat dari tingkat inovasi dan kreativitas yang dihasilkan.
Perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan LPNK harus saling bahu membahu, bekerja sama, menjadi lokomotif inovasi dan kreativitas bangsa, menjadi penggerak pembinaan dan pembudayaan inovasi dan kreativitas.
Hal ini telah didukung dengan terbitnya undang-undang Sistem Nasional Iptek, sebagai pengganti atas undang-undang Nomor 18 Tahun 2002 yang menjadi momentum emas dalam peningkatan pembangunan kapasitas SDM iptek dan peningkatan karya-karya besar invensi dan inovasi.
Hadirin yang saya hormati,
Bonus demografi yang kita miliki harus benarbenar kita optimalkan dengan mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul, peluang ini akan menjadi emas jika kualitas pendidikan terus kita tingkatkan.
Peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan dinanti oleh bangsa ini dalam menjawab segala tantangan yang ada. Pemerintah akan terus memberikan fasilitas, dukungan pendidikan, dan pengembangan diri bagi talenta anak-anak bangsa, karena akan memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan Indonesia.
Akhirnya, marilah kita sama-sama berdoa, semoga Allah SWT selalu meridhoi setiap usaha dan langkah kita di dalam mengisi kemerdekaan ini dan agar kita senantiasa menjadi insan yang bermanfaat untuk keluarga, agama, bangsa, dan negara kita tercinta, Indonesia.
Demikian sambutan yang saya sampaikan.
Merdeka…..
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Mohamad Nasir

Naskah Sambutan Pidato Upacara HUT Ke 74 Kemerdekaan RI Tingkat Sekolah

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat Pagi, dan Salam Sejahtera bagi kita semua,
Yang saya hormati, Bapak/Ibu Guru dan karyawan
Yang saya cintai dan banggakan, peserta didik sekalian.
Marilah senantiasa kita bersyukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, karena pada hari ini kita dapat memperingati 74 tahun Kemerdekaan Negara kita tercinta, Republik Indonesia.
Rasa syukur ini tentu akan lebih bermakna apabila kita juga mengetuk relung hati kembali untuk mengenang jasa-jasa Pahlawan Kemerdekaan seraya berdoa agar Tuhan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Peserta upacara yang saya hormati,
Tidak terasa, 74 tahun sudah bangsa ini merdeka. Kemerdekaan Indonesia ke 74 ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai lepasnya bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan. Merdeka bukan pula bermakna akhir dari perjuangan.
Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, sesuai dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 
Proklamasi menjadi syarat utama kemerdekaan bangsa Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang diproklamirkan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945 sekaigus menjadi puncak perjuangan mengusir penjajah dan tonggak sejarah lahirnya Negara Kesatuan Republik.
HUT RI ke 74 Tahun 2019 harus dimaknai sebagai momen pemersatu bangsa, dimana kita memiliki kewajiban untuk mempertahankan dan mengembangkan hasil kemerdekaan tersebut. Kemerdekaan harusnya membuat kita berbuat lebih untuk bangsa dan negara Indonesia. 
Peserta upacara yang berbahagia,
Tema peringatan Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 ini adalah “SDM Unggul Indonesia Maju.”
Tema tersebut mengandung makna bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan unggul akan ikut mendukung kemajuan Indonesia. Pembangunan Sumber Daya Manusia sebagai kunci keberhasilan dan kesuksesan Indonesia di masa depan.
Umur emas untuk mencetak sumber daya manusia Indonesia harus benar-benar dijaga, termasuk kualitas pendidikan yang akan terus ditingkatkan.
Pemerintah terus memberikan fasilitas, dukungan pendidikan, dan pengembangan diri bagi talenta anak-anak bangsa, karena mereka memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan Indonesia.
Sumber Daya Manusia Indonesia harus unggul sehingga dapat bersaing secara global, terlebih ketika memasuki era industri 4.0. 
Kemajuan industri yang berjalan di Indonesia tidak cukup hanya dengan pendanaan infratruktur, akan tetapi perlu didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Peningkatan kualitas SDM tersebut dapat ditempuh dengan perbaikan pendidikan untuk menjalankan kemajuan teknologi seiring kemajuan industri 4.0. 
Akhirnya, marilah kita sama-sama berdoa, semoga Allah SWT selalu meridoi setiap usaha dan langkah kita di dalam mengisi kemerdekaan ini dan agar kita senantiasa menjadi insan yang bermanfaat untuk keluarga, agama, bangsa, dan negara kita tercinta, Indonesia.
Demikian sambutan pidato yang saya sampaikan. Kurang dan lebihnya, mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Saya akhiri…
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Silakan Anda unduh beberapa kelengkapan yang diperlukan dalam pelaksanaan upacara bendera HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada link berikut.

Naskah Teks Proklamasi (Download)

Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 (Download)

Naskah Teks Pancasila (Download)

Instrumen Lagu Kebangsaan Indonesia Raya (Download)

Instrumen Lagu Mengheningkan Cipta (Download)

Naskah Doa (Download)

Tinggalkan Balasan