SE MenPANRB Nomor 55 Tahun 2020 tentang Pembatasan Bepergian Mudik ASN

SE MenPANRB Nomor 55 Tahun 2020 tentang Pembatasan Bepergian Mudik ASN

Dvcodes.com – MenPANRB telah menerbitkan SE MenPANRB Nomor 55 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas SE MenPANRB Nomor 46 Tahun 2020 tentang Pembatasan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Surat Edaran MenPANRB Nomor 55 Tahun 2020 diterbitkan dengan berpedoman pada Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Surat Edaran tersebut diterbitkan juga berpedoman atas keputusan Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Diseasi 2019 (Covid-19) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Diseasi 2019 (Covid-19).

Beberapa perubahan dalam SE MenPANRB Nomor 55 Tahun 2020 adalah sebagai berikut.

1. PNS pada instansi pemerintah dapat melaksanakan perjalanan dinas untuk keluar atau masuk wilayah batas negara dan/atau batas wilayah administratif di seluruh wilayah Indonesia, dengan memenuhi Kriteria Pengecualian dan Persyaratan Pengecualian sebagaimana dimaksud dalam SE Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Diseasi 2019 (Covid-19) Nomor 4 Tahun 2020.

2. Di dalam melaksanakan perjalanan dinas, Pejabat Pembina Kepegawaian pada Kementerian/Lembaga/Daerah memastikan agar :

a. Penerbitan dan pemberian surat perjalanan dinas kepada pegawai ASN dilaksanakan secar selektif, akuntabel, dan penuh kehati-hatian dengan memperhatikan tingkat urgensi pelaksanan perjalanan dinas tersebut.

b. Perjalanan Dinas pegawai ASN harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

  • Menunjukkan surat tugas yang ditandatangani minimal Pejabat Tingkat Eselon 2 atau Kepala Kantor bagi pegawai ASN pada Unit Pelaksana Teknis/Satuan Kerja.
  • Menunjukkan hasil negatif Covir-19 berdasarkan PCR Test/Rapid Test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan/rumah sakit/puskesmas/klinik kesehatan. Baca : Perbedaan Rapid Test dan Swab Test Untuk Deteksi Covid-19
  • Menunjukkan identitas diri (KTP).
  • Melaporkan rencana perjalanan (jadwal keberangkatan, jadwal saat di daerah penugasan, dan waktu kepulangan).

c. Pegawai ASN melaksanakan perjalanan dinas sesuai dengan Surat Tugas yang diberikan.

Surat Edaran MenPANRB Nomor 55 Tahun 2020 tentangĀ Pembatasan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik bagi ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 secara lengkap dapat di unduh di sini.

Baca : SE MenPANRB Nomor 54 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN

Demkian Surat Edaran MenPANRB Nomor 55 Tahun 2020 tentang pembatasan bepergian ke luar daerah dan mudik bagi ASN Dalam Upaya Pencegahan Covid-19. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan