Tiga Tanaman Rempah Berikut Ampuh Untuk Menangkal Virus Corona

Tiga Tanaman Rempah Berikut Ampuh Untuk Menangkal Virus Corona

Dvcodes.com. Virus Corona atau COVID-19 sampai saat ini masih menjadi wabah kesehatan secara global. Sekretaris Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Tredon Adhanom Ghebreyesus, dalam konferensi pers di Jenewa pada tanggal 30 Januari 2020 telah mengumumkan status darurat terhadap infeksi virus tersebut.

Alasan utama status darurat ini bukan karena apa yang sudah terjadi di China sebagai episentrum serangan virus Corona, akan tetapi semakin meluasnya infeksi Corona ke berbagai negara di dunia. Lebih dari 18 negara dilaporkan sudah terinfeksi virus ini.

Perhatian utama WHO adalah virus Corona dapat menular hingga ke negara dengan sistem kesehatan yang lemah.

Baca : Samakah Pneumonia Akibat Virus Corona dengan Pneumonia Biasa?

Penyebarannya yang relatif cepat dari manusia ke manusia menjadikan virus jenis baru ini perlu diwaspadai. Salah satu cara menangkal masuknya virus Corona ke tubuh adalah dengan menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Semua yang dapat meningkatkan sistem imun mampu menjadi penangkal dari berbagai virus, termasuk virus Corona ini.

Karena bersifat sebagai penangkal, maka bukan berarti secara khusus dapat digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan infeksi virus Corona.

Tanaman rempah diyakini memiliki kemampuan untuk menangkal COVID-19. Tanaman jenis rimpang ini belakangan ramai diberitakan karena memiliki khasiat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, termasuk mencegah masuknya infeksi virus.

Guru Besar Farmasi Universitas Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mun’im, M.Si., Apt. mengatakan saat ini memang ada institusi dan ilmuwan sedang mencari penangkal virus corona baru (COVID-19).

Sumber bahan obat tersebut bisa berasal dari senyawa bahan alam, senyawa sintetik, dan obat-obat yang saat ini sudah digunakan untuk antivirus.

Terkait dengan tanaman rempah, tentu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut mengingat COVID-19 atau virus Corona ini tergolong jenis virus baru.

Uji ekstraksi jahe, sebagai salah satu tanaman rempah sementara baru dilakukan untuk anti virus penyebab penyakit pernapasan yang diujikan terhadap sel, bukan untuk anti Corona.

Demikian juga curcumin yang telah diuji aktivitasnya sebagai antivirus influenza, tetapi baru sebatas pada pengujian secara in vitro dan in vivo.

Berikut ini adalah tiga tanaman rempah yang dapat digunakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal infeksi virus Corona.

1. Jahe

Jahe (Zingiber officinale) merupakan salah satu tanaman herbal yang sering dijadikan sebagai rempah-rempah dan bahan obat alami oleh masyarakat Indonesia sejak lama.

Pada cuaca dingin, jahe sangat cocok dijadikan sebagai minuman herbal penghangat tubuh. Hal ini dikarenakan jahe memiliki senyawa keton yang disebut Zingeron, sehingga memberikan sensasi pedas dan hangat di tubuh.

Jahe sendiri termasuk tanaman rimpang, dimana rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung pada ruas-ruas tengahnya.

Tanaman jahe mempunyai ukuran sekitar satu meter dengan daun hijau tipis. Di setiap helai daun jahe yang tipis tersebut ada karakteristik kasarnya.

Akar jahe yang akan menjadi rimpang biasanya terbenam di dalam tanah dan berkembang sesuai umurnya.

Jahe memiliki beberapa kandungan kimia yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, antara lain minyak atsiri, glukosa, serat, curcumin, dan gingerol.

Manfaat jahe untuk menjaga kesehatan tubuh, antara lain untuk melancarkan sistem peredaran darah. obat mual dan masuk angin. mencegah migrain, menangkal radikal bebas. mencegah berkembangnya sel kanker, pereda nyeri sendi, dan mengontrol kadar gula darah.

2. Kunyit (Kunir)

Kunyit (kunir) merupakan salah satu tanaman rempah asli dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman tersebut kemudian mengalami penyebaran ke negara Malaysia, Indonesia, Australia, India, bahkan benua Afrika. Kunyit tergolong dalam kelompok jahe-jahean (Zingiberaceae).

Kunyit adalah salah satu rempah-rempah yang sering digunakan sebagai bumbu masak wajib di dapur. Kunyit menjadi pilihan untuk bumbu pelengkap dalam mengolah berbagai masakan, karena mampu menambah cita rasa dan aroma yang khas pada makanan.

Kunyit juga dapat dijadikan sebagai pewarna alami dalam masakan. Selain untuk bumbu dan pewarna alami masakan, ternyata kunyit atau kunir ini dapat dijadikan sebagai obat untuk mengatasi gangguan kesehatan.

Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat sebagai obat, yang disebut kurkuminoid. Kurkuminoid adalah senyawa yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin, dan bisdesmetoksikurkumin.

Kunyit juga mengandung minyak atsiri, glukosa, pati, arabinosa, dan beberapa mineral penting untuk tubuh.

Kunyit dikenal sangat ampuh dalam mengatasi gangguan perut dan sistem pencernaan, terutama lambung. Kunyit juga dapat bermanfaat untuk mencegah peradangan (anti inflamasi), menangkal radikal bebas, mencegah peradangan sendi kronis, mencegah alzaimer, menjaga fungsi hati, dan mencegah depresi.

3. Temulawak

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) merupakan salah satu tanaman rempah yang cukup terkenal di Indonesia.

Tanaman temulawak banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal tradisional dan  sudah sejak lama dikenal oleh masyarakat.

Temulawak memiliki kulit yang berwarna merah muda dan mempunyai akar rimpang. Rimpang adalah bagian batang yang terletak di dalam tanah, sehingga disebut juga umbi akar atau umbi batang.

Rimpang tanaman temulawak adalah paling banyak diantara rimpang tanaman rempah bergenus curcuma lainnya.

Rimpang temulawak terdiri atas rimpang induk dan anakan. Rimpang induk berbentuk bulat dan berwarna kuning tua, sedangkan pada bagian dalamnya berwarna kecoklatan.

Dari rimpang induk akan keluar rimpang kedua (rimpang anak) yang lebih kecil dan tumbuh ke samping dengan jumlah 3 sampai 7 buah.

Tanaman temulawak pada awalnya hanya bisa tumbuh di hutan. Akan tetapi, sekarang sangat mudah ditemukan pada daerah padang alang-alang atau tanah-tanah kering.

Setidaknya lebih dari 900 produk jamu dan obat tradisional yang terdaftar dalam BPOM menggunakan temulawak sebagai salah satu bahannya. Hal inilah yang menjadikan temulawak sebagai tanaman obat unggulan di Indonesia.

Dipilihnya temulawak sebagai salah satu tanaman herbal unggulan, karena kandungan senyawa dalam tanaman tersebut terbukti ampuh mengobati berbagai penyakit dan menjaga kesehatan tubuh.

Temulawak mengandung senyawa yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh, antara pati (zat tepung), curcumin, minyak atsiri, kamfer, glikosida, phellandrene, turmerol, myrcene, xantorizol, isofuranogermacreene, dan p-tolyl methyl carbinol.

Temulawak terbukti ampuh untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan nafsu makan, memperlancar sistem pencernaan, mengobati osteoarthritis, meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan hati, dan obat diuretik.

Tinggalkan Balasan